Cara Inreyen Motor Baru Gimana Sih ???

Diposkan oleh

Kangandi – Siapa sangka kalo masih banyak para bikers yang bertanya-tanya cara inreyen motor yang tepat? Mesin era modern memang beda dengan mesin lawas, engine sekarang dibuat sangat presisi sehingga diklaim tetap aman digeber walau status motor  inreyen baru turun dari dealer. Toh pabrikan sendiri ngetesnya digeber, jadi nggak usah heran kalo treatment juga berbeda.

Masih ingat di era lawas, banyak yang melarang motor untuk boncengan, jangan digeber-geber, banyak larangannya bagi status motor yang inreyen, lantas gimana dengan sekarang? Kalo mengacu dari klaim pabrikan, mesin sekarang tidak perlu ada steatment khusus. Jadi mau langsung pake boncengan juga ya aman, sebab engine dibuat sangat presisi.

Setiap motor baru pasti mendapatkan buku service dan buku pedoman, nah coba anda buka dan baca-baca buku pedomannya. Disitu anda akan menemukan pengaturan putaran mesin agar jangan terlalu tinggi. Dalam artian jangan di geber melebihi 7000 RPM atau 8000 RPM di 1000 km pertama. Tetapi…diluar sana ada pendapat lain justru dengan menggeber mesin itu lebih baik, itu metode italian tune up, menurut mereka sih begitu.

Itulah yang membuat rancu, namun jika meletakan kembali pada unsur dasar logam atau metal, tentu saja ada baiknya kita tetap menggunakan rambu-rambu dasar. Dan inilah inreyen yang benar berdasarkan beberapa kumpulan informasi orang-orang yang berkompetensi dibidangnya…

1. Jaga RPM pada 1000 km pertama

Direntang ini seluruh komponen masih aus. Permukaan logam belum duduk pada tempatnya dan kasar. Maka dari itu alangkah baiknya RPM dijaga jangan sampe mentok. Kenceng sih boleh namun ngurut perlahan… Kalo digas mentok dikhawatirkan komponen akan mengalami stres berlebih. Ibarat fase pada 1000 km pertama permukaan kasar logam akan terkikis ketika tiap komponen bergesekan. Itulah kenapa diwajibkan untuk service di 1000 kilometer pertama untuk membuang gram-gram partikel logam hasil kikisan metal. Namun seiring berjalannya waktu ajuran dari AHM service pertama dan ganti oli di kilometer 1000 pertama.

2. Pasca service 1000 km pertama

Difase ini anda sudah lebih bebas, seluruh permukaan lapisan logam sudah terbentuk dan biasanya kalo dibongkar permukaannya sudah licin. Disini anda sudah boleh menggunakan secara normal. RPM juga tidak banyak atiran dan bebas. Namun mencekik hingga limiter tidak disarankan biarlah semua berjalan hingga masuk service ke dua.

3. Pasca service ke dua

Difase ini anda lebih bebas tanpa syarat. Mau geber kaya apa juga kaga ngapa-ngapa, main gas hingga mentok jiga ka ga masalah karena biasanya diangka 2500 km…komponen engine sudah duduk pada tempatnya. Namun tetap safety riding wajib demi keselamatan diri sendiri juga pengendara lain.

Nah itulah beberapa cara inreyen motor baru yang tepat. Mungkin banyak juga yang menyarankan mending geber langsung ka ga usah manja atau mode italian tine up. Langkah ini tidak disarankan sebab bisa merugikan pada durability engine. Performa mesin memang lebih ngacir tetapi keawetan komponen umumnya lebih pendek. Setelah 2500-an km boleh dah kalo anda segen mengikuti saran diatas, efek kerugian memang tidak instan. Keausan yang ditimbulkan baru akan terasa setelah beberapa puluh kilometer.

Makanya kenapa AHM melengkapi semua motornya dengan buku pedoman serta buku service, disampul buku service sudah tepampang jelas jadwal untuk service pertama hingga service ke empat dengan keterangan jarak tempuh dan atau waktu berdasarkan bulan, Honda saja sayang sama produk yang dijualnya masa anda nggak sih yang make motor tiap hari…hehehe. jika anda ingin mesin motor prima hingga berusia tahunan ada baiknya ikuti step-step diatas dan ikuti anjuran sesuai buku service. Nggak ada ruginya juga kan..kira-kira demikian kang…wilujeng ngopi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s